Magnet Rezeki – law of projection

Contoh:

Melihat jalanan “macet”, lalu fikiran kita terus berfrekuensi “macet”…

Yang terjadi adalah fikiran kita sedang mengkreasikan “macet”. Krn fikiran kita tidak mengenal objek, maka yg sbnrnya sedang dikreasikan adalah doa :

Ya Allah macetkan hidupku, macetkan kebahagiaanku, macetkan jodohku, macetkan keharmonisanku… Maka itulah yang terjadi, karena doa lgsg dikabulkan oleh Allah…

Fikiran tidak bisa dilawan… Tapi bisa dibelokkan…

Katakan, jalanannya “penuuuuh”… Maka kita sedang mengkreasikan doa:

Ya Allah penuhkan rezekiku, penuhkan kebahagiaanku, penuhkan keharmonisanku… Maka itulah yang terjadi…

Fakta apapun, hanya menjadi doa yang baik bagi mereka yang memahami ilmu law of projection ini…

Tugas :

apa ganti “kata2” ini di dalam fikiran, yg akan bermanfaat utk nasib kita :

– hutang
– bobrok
– kacau
– benci
– brengsek
– sial
– pembunuh
– koruptor
– awas aja lho…
– masalah

+ apa bedanya antara law of projection dengan law of attraction pak nas?

– law of attraction nya rhonda byrne bagus ya… Tapi sy ga bisa pakai. Krn di sana disebut positif menarik positif dan negatif menarik negatif. Padahal kita tahu yg saling menarik itu adalah yang berbeda kutub. Positif menarik negatif dan sebaliknya. Jadi ada pertentangan ilmu di alam bawah sadar.

LOA juga prosesnya tidak instan. Proses menarik itu butuh waktu.

Nah, law of projection lebih pas. Nasib kita ditentukan oleh fikiran kita sesuai cara kerjanya sebuah proyektor. Laptop-proyektor-layar. Apa yang ada di layar pastilah sama dengan laptop.

Fikiran-otak-nasib. Dalam hidup kita laptopnya adalah fikiran, yang layarnya adalah nasib kita skrg. Nasib bisa langsung berubah dgn mudah, tanpa harus menarik apapun. Hanya switch atau mengubah fikiran.

Law of projection menjawab banyak sekali hal dlm kehidupan. Nanti kita explore lebih jauh. Siap2 merevolusi semua pemahaman kita ttg kehidupan.