Magnet rezeki – benci Karena Allah

BENCI KARENA ALLAH, adakah?

Ada seorang yg bertanya kepada saya. “Jika pak nas menyebutkan bahwa kita harus mencintai semua orang, bagaimana dengan ‘cinta dan benci karena Allah’ bukankah Islam mmg mengajarkan?”

Lalu, penanya memberikan tulisan yg panjang tentang “cinta dan benci karena Allah”

Salah satu hadits yg dijadikan rujukan adalah hadits yg disampaikan oleh Ibnu Abbas ra:

“Barangsiapa mencintai seseorang karena Allah, membenci karena Allah, bersikap loyal karena Allah, dan memusuhi juga karena Allah, maka dengan hal itu saja akan bisa diraih kewalian dari Allah, dan kebanyakan persaudaraan diantara manusia dibangun di atas perkara dunia, dan hal itu tidak berguna sedikitpun bagi orang-orangnya.”

Karena ditanya, maka saya sedikit menjawab. Dan tentunya sy bisa sangat salah dgn jawaban saya, krn ilmu saya yg sedikit.

Perkenankan saya menjawab demikian:

Saya merenungkan, Saat sudah di syurga yg ada hanya 2:
– cinta terhadap penduduk syurga
– kasihan terhadap penduduk neraka

Di syurga, tidak ada benci…

Saat di dunia, cinta terhadap calon penduduk syurga ditunjukkan dengan mahabbah yg tinggi. Saling toleran, saling dukung, saling sepenanggungan.

Sebaliknya, Saat di dunia, rasa kasihan terhadap calon penduduk neraka itu ditunjukkan juga dgn kasih sayang kepada mereka… Dan mendoakan agar mereka tidak benar2 menjadi ahli neraka.

Kasih sayang terhadap mereka melahirkan dakwah, mengajak mereka kepada kebenaran, kata2 yg santun, lemah lembut, memperjuangkan kedamaian…

Mereka (calon ahli syurga) yg mampu berbuat demikian terhadap ahli maksiat, akhirnya sdh tidak ada “benci” kepada orang lain di hatinya…

Semua dilakukan dgn dasar “wa ahsin kama ahsanallahu ilayh” berbuat baiklah dgn sempurna sebagaimana Allah berbuat baik kepadamu…

Kepada org lain, akhirnya pilihan kita hanya satu : CINTA

Lalu di mana letak benci?… Benci itu kepada kemaksiatan yg membawa ke neraka.

Karena maksiat itu bukan hanya ada di orang lain… Tapi sebenarnya ada di diri kita juga.

Maka SIAPA yg kita benci? Tidak ada. Sekali lagi tidak ada yg bisa kita benci. Krn pertanyaannya yg perlu diubah…

Pertanyaan yg tepat adalah:

APA yg kita benci? Jawabannya : “segala sesuatu yg mengajak ke neraka”

Itu yg sy fahami terhadap “benci krn Allah”

Wallahu a’lam sy sgt mungkin tidak tepat dlm hal penjelasan ini.

Sahabatmu,
Nasrullah

Top
%d blogger menyukai ini: